Transisi Endemi

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:00 WIB
Transisi Endemi
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mulai hari Rabu (18/5) kemarin, Pemerintah menerapkan relaksasi penggunaan masker di kawasan Indonesia. Saat berada di luar ruang, masyarakat boleh lepas masker.

Memang, banyak syarat untuk lepas masker ini. Misalnya, area harus dalam kondisi tidak padat orang. Para lansia dan mereka yang punya komorbid juga belum boleh lepas masker.  

Menteri Kesehatan mengatakan relaksasi ini transisi bertahap, beralih dari pandemi Covid-19 ke endemi. Pemerintah juga memutuskan relaksasi lantaran melihat varian Omicron BA2 yang menimbulkan lonjakan baru kasus Covid-19 di beberapa negara, ternyata tak terjadi di Indonesia.

Sero survei, atau penelitian antibodi masyarakat terhadap virus di Indonesia, sebelum libur Lebaran menunjukkan 99,2% punya antibodi terhadap virus Covid-19. 

Menkes menekankan transisi ini harus didukung pemahaman dan tanggungjawab masyarakat untuk menjaga kesehatan. Kembali pada relaksasi lepas masker tadi, contohnya, penerapann akan mengandalkan intepretasi tentang padat tidaknya area di mana mereka berada. 

Selain itu, relaksasi lepas masker di Indonesia ini rasanya seperti mimpi. Di satu sisi, saban hari tetap ada update kasus Covid-19. Pakai masker juga sudah jadi kebiasaan yang sulit dilepas, karena terbangun sejak tahun 2020. 

Tahun 2021 lalu, Kementerian Perindustrian di situsnya mencatat, produksi masker medis domestik mencapai 3 miliar buah, sedangkan permintaan hanya berkisar 176 juta, sehingga terjadi surplus masker. 

Masker medis yang biasa kita pakai, juga menimbulkan masalah limbah serius. Masker yang dapat berfungsi baik, butuh waktu untuk terurai. Wastefreeoceans.org menuturkan masker medis yang mengandung unsur plastik, perlu 450 tahun untuk terurai. 

Lantaran harga masker relatif terjangkau dan alasan perlindungan maksimal, orang biasa pakai masker medis sekali pakai.

Dalam satu studinya, MIT menyoroti kecenderungan tenaga medis di Amerika yang selalu ganti masker untuk menemui  tiap pasien baru. Hanya dalam enam bulan, mereka menghasilkan 84 juta kilogram limbah masker N95. Itu setara dengan bobot 252 unit pesawat Boeing 747. 

Sembari menanti solusi untuk masker ampuh yang ramah lingkungan, mari kita juga berharap transisi dari pandemi ke endemi berjalan lancar. Jangan seperti negara lain yang kuartal I tahun lalu sudah lepas masker, tapi kini mengalami lonjakan kasus lagi.

Bagikan

Berita Terbaru

Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:30 WIB

Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan, Proyek Lapangan Gas Mako memasuki fase utama pasca-FID

Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:27 WIB

Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern

Kemendag memastikan tidak ada rencana pembatasan lanjutan untuk ritel modern setelah peluncuran Kopdes Merah Putih.

Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:26 WIB

Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat

Kekurangan pasokan dipenuhi dari impor seperti dari Filipina. "Impor tahun lalu 15 juta ton, mungkin tahun ini bisa lebih dari itu," sebut Arif.

Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:22 WIB

Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi

Penutupan Selat Hormuz bisa memanaskan harga minyak mentah di pasar global dan berdampak pada beban energi

Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:13 WIB

Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat

Sejumlah perusahaan asuransi telah menarik perlindungan risiko perang (war risk insurance) untuk kapal yang melintas di kawasan tersebut.

Sariguna Primatirta (CLEO) Operasikan Tiga Pabrik Baru
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:04 WIB

Sariguna Primatirta (CLEO) Operasikan Tiga Pabrik Baru

Ekspansi ini dijalankan karena manajemen meyakini struktur permodalan CLEO cukup kuat, yang berasal dari pertumbuhan penjualan yangcukup stabil.

Jual Saham, Pengendali NCKL Menggaet Cuan Hingga Rp 1,38 Triliun
| Selasa, 03 Maret 2026 | 05:52 WIB

Jual Saham, Pengendali NCKL Menggaet Cuan Hingga Rp 1,38 Triliun

Dengan transaksi ini, jumlah saham NCKL milik Harita Jayaraya berkurang dari 51,33 miliar saham (81,36%) menjadi 50,34 miliar saham (79,79%)

Bunga Tinggi dan Lonjakan Inflasi Membayangi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 03 Maret 2026 | 05:46 WIB

Bunga Tinggi dan Lonjakan Inflasi Membayangi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi global meningkat, juga kebijakan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. 

Harga Emas Terbang! Ini Cara Raih Cuan dari Gejolak Global
| Selasa, 03 Maret 2026 | 04:30 WIB

Harga Emas Terbang! Ini Cara Raih Cuan dari Gejolak Global

Harga emas spot capai US$5.433 dan Antam Rp3,13 juta/gram dipicu krisis global. Jangan lewatkan peluang untung besar, simak proyeksi harganya

Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Ini Pemicu Utama Pelemahan Rupiah
| Selasa, 03 Maret 2026 | 04:15 WIB

Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Ini Pemicu Utama Pelemahan Rupiah

Nilai tukar rupiah melemah 0,48% pada SEnin (2/3). Analis memperingatkan potensi pelemahan lebih lanjut akibat sentimen global

INDEKS BERITA

Terpopuler