Yield SBN Ditekan MSCI Hingga Penguatan Dolar, Simak Panduan Investor Obligasi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar obligasi domestik kembali tertekan seiring dengan melonjaknya yield surat berharga negara (SBN). Merespons hal tersebut, investor diminta untuk tetap disiplin dalam berinvestasi di obligasi.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mencatat yield SBN tenor 10 tahun naik menjadi 7,66%, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2022. Hal ini seiring dengan kenaikan yield US Treasury dan ketidakpastian arah kebijakan The Fed. Rupiah juga melemah ke Rp 18.184 per dolar AS, dipengaruhi penguatan dolar AS hingga kekhawatiran arus keluar modal asing terkait peninjauan MSCI.
