Biaya Dana Perbankan Akan Terus Melandai
Relaksasi kebijakan suku bunga Bank Indonesia belum diikuti penurunan signifikan pada biaya dana perbankan
Kredit Tak Lantas Mudah Cair Meski SLIK Tak Tampil
Kebijakan OJK menghapus catatan utang di bawah Rp 1 juta dari SLIK mulai diberlakukan untuk mempercepat penyaluran KPR subsidi
Faktor Lebaran Dorong Kredit Mobil Baru
Pertumbuhan dipengaruhi oleh perbaikan daya beli, pergerakan suku bunga, serta pasar otomotif yang melaju cukup kencang di awal tahun
Literasi Masih Rendah, Peran Agen Tetap Krusial
Penetrasi digital di industri asuransi semakin kuat untuk memperbesar kontribusi bisnis dari segmen ritel.
Jaga Pengeluaran biar WFH Tak Bikin Boncos
Kebijakan WFH bisa mengurangi berbagai pengeluaran. Bagaimana cara agar pengeluaran tak jebol saat WFH?
Aturan Bank Diotak-atik demi Program Negara
OJK merombak aturan RBB dengan menambahkan sejumlah ketentuan baru. Alasannya, agar bank lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi
Premi Tergerus, Aturan Unitlink Bakal Diubah
Perolehan premi asuransi jiwa dari produk unitlink alias Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) terus tergerus
Data Terbatas, LKM Kesulitan Genjot Pembiayaan
Lembaga Keuangan Mikro (LKM) masih memiliki keterbatasan untuk mendapatkan data yang kredibel dalam melakukan credit scoring.
Nasabah Ritel Rame-rame Membuka Rekening Valuta Asing
Jumlah rekening valas melonjak tajam, namun nilai simpanannya hanya naik tipis karena didominasi nasabah ritel
Bank Swasta Tetap Tambah Kantor Baru
Meski transaksi digital meningkat, bank swasta tetap menambah kantor cabang karena nilai transaksinya masih besar
Margin Bunga Tergerus, Non-Bunga Topang Laba
Pertumbuhan laba bank-bank besar per Februari 2026 ditopang non-bunga di tengah melemahnya pendapatan bunga bersih.
Tren Pelemahan Rupiah Bayangi Klaim Asuransi
Kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS membuat industri asuransi terancam menaggung beban klaim yang lebih berat.
Ekonomi Sulit, Urun Dana Perketat Seleksi Penerbit
Industri securities crowdfunding atau urun dana semakin memerhatikan kualitas penerbitan efek demi menjaga kepercayaan investor.
Transaksi Naik, Bisnis Paylater Kian Bersemi
Paylater semakin mengakar seiring meningkatnya transaksi digital dan kebutuhan pembiayaan jangka pendek.
IHSG Ambruk, Imbal Unitlink Ikut Terpuruk
Infovesta Utama mencatat, rata-rata return unitlink saham amblas 9,93% secara month on month (MoM) di Maret
Kredit Infrastruktur Perbankan Masih Mengucur Deras
Penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri selama dua bulan pertama 2026 mencetak kenaikan 30,8% secara tahunan menjadi Rp 491,63 triliun.
Bisnis Gadai Tetap Ramai Usai Lebaran
Aktivitas transaksi gadai masih meningkat selepas Lebaran seiring adanya normalisasi kebutuhan masyarakat
Risiko Kredit Tinggi Membayangi Bank
Risiko kredit perbankan kian meningkat di tengah gejolak global, tercermin dari kenaikan LAR dan melambatnya kredit modal kerja
Kredit Sektor Manufaktur dan Perdagangan Berpotensi Tertekan
Konflik Timur Tengah menekan sektor industri dan perdagangan, memicu risiko kredit di tengah pertumbuhan yang melambat.
Aturan Direvisi Agar Bank Dukung Program Presiden
OJK akan revisi aturan RBB untuk mendorong bank lebih agresif membiayai program prioritas pemerintah, di tengah potensi risiko kredit
ALTO Perkuat Solusi Kejar Pertumbuhan Transaksi
CEO ALTO Network Gretel Griselda menyebut dominasi QRIS kian kuat. Namun, ketergantungan pada QRIS sekaligus menjadi tantangan.
Ekspansi Multifinance Lebih Selektif
Pembiayaan tumbuh, namun risiko masih mengintai.
Iuran OJK Dikaji Dihapus dalam Revisi UU P2SK
DPR mengusulkan OJK tak lagi memungut iuran dari bank dan asuransi, berpotensi mengurangi beban biaya perbankan hingga 0,8% suku bunga kredit.
Bank Siap Masuk Repo Valas Berbasis SVBI dan SUVBI Bila Butuh Likuiditas
Bank sambut repo valas berbasis SVBI dan SUVBI yang diluncurkan BI sejak akhir Maret lalu sebagai alternatif baru mengelola likuiditas valas
Pebisnis Rem Ekspansi, Kredit Modal Kerja Seret
Pertumbuhan kredit modal kerja perbankan tengah melambat, sinyal dunia usaha belum percaya diri melakukan ekspansi.

