Datang bermodal gede untuk jadi predator
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nada suara Rina Gusnadi meninggi di ujung sambungan telepon, Rabu (21/11) lalu. Dengan lantang pengusaha kain rajut asal Bandung, Jawa Barat, ini terang-terangan menolak kebijakan pemerintah merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI).
Rina tidak habis pikir, mengapa pemerintah membuka beberapa bidang usaha di sektor usaha mikro, kecil, dan mengenah (UMKM) untuk asing hingga 100%. Tak terkecuali, industri kain rajut yang selama ini dia tekuni. Kebijakan pemerintah merevisi DNI sangat berpotensi merugikan bisnis kami, ungkapnya bernada kesal.
Berita Terkait
Berita Terbaru
IHSG Terendah 6 Tahun, Waspadai Tekanan Jual Saham Big Caps Hari Ini (20/10)
IHSG mengakumulasi pelemahan 15,83% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 42,22%.
Investasi EBT untuk Data Center
Investasi EBT juga sejalan dengan upaya mewujudkan tren menuju pusat data ramah lingkungan atau green data center (GDC).
Leasing Perkuat Diversifikasi Pembiayaan Alat Berat
Penyaluran pembiayaan alat berat oleh multifinance mencapai Rp 48,50 triliun hingga Agustus 2026, alias hanya naik 0,12% dari Agustus 2025.
Saham BIg Four Perbankan Terus Tertekan, Saatnya Akumulasi?
Keputusan untuk melakukan akumulasi beli harus mempertimbangkan tiga hal, yakni tujuan investasi, jangka waktu investasi, dan profil risiko.
MSCI dan Perlunya Meninjau Ulang Resep Bursa Saham
Reformasi berhasil bukan karena aturan semakin banyak, tetapi karena pasar Indonesia semakin transparan, likuid, adil, dan dipercaya.
IHSG Anjlok 40,04% YtD, Terburuk di Dunia, Asing Net Sell Rp 88 Triliun
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terburuk di antara bursa saham global yang diperbandingkan BEI sepanjang 2026.
Tak Lagi Repot-Repot Urus Administrasi di Rumahsakit
Platform kesehatan kini tidak hanya menawarkan layanan janji temu dengan dokter, tapi juga mendampingi pasien di rumahsakit.
Kenaikan Suku Bunga Acuan Semakin Dekat
Gejolak pasar keuangan meningkatkan risiko perubahan arah kebijakan suku bunga acuan
Mengawali Pekan, MSCI Masih Menghantui Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada Senin (19/10), volatilitas IHSG diprediksi masih cukup tinggi, meskipun peluang technical rebound tetap terbuka.
CNGR Incar 80% Saham GNI, PACK Berpotensi Kecipratan Sentimen Positif
CNGR Advanced Material adalah pemilik PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) via PT Eco Energi Perkasa.
