Edge Point Gelar Tender Offer 2,57 Miliar Saham Centratama (CENT) di Rp 269 per Saham

Senin, 20 September 2021 | 17:39 WIB
Edge Point Gelar Tender Offer 2,57 Miliar Saham Centratama (CENT) di Rp 269 per Saham
[ILUSTRASI. Penawaran tender ini menyusul akuisisi Edge Point atas 33% saham Centratama (CENT) pada Juli lalu.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. EP ID Holdings Pte Ltd alias Edge Point akan menggelar penawaran tender alias tender offer atas saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT). 

Penawaran tender ini merupakan kewajiban bagi perusahaan asal Singapura itu sebagai pengendali baru Centratama.

Seperti diketahui, pada 7 Juli lalu, EP ID telah mengakuisisi 10,29 miliar saham CENT yang mewakili 33% dari seluruh saham Centratama. Aksi akuisisi tersebut digelar di harga Rp 198 per saham. Itu artinya, nilai transaksi akuisisi Edge Point atas 33% saham CENT senilai Rp 2,04 triliun. 

Baca Juga: China Angkat Bicara Soal Tindakan Kerasnya di Depan Para Eksekutif Wall Street

Melalui akuisisi tersebut, Edge Point telah menjadi pengendali baru Centratama. Dengan begitu, sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edge Point wajib menggelar penawaran tender. 

Nah, dalam tender offer ini, Edge Point akan membeli 2,57 miliar saham CENT. Jumlah tersebut setara dengan 8,25% dari total saham Centratama. 

 

 

Edge Point mematok harga penawaran tender sebesar Rp 269 per saham. Harga penawaran tersebut dihitung berdasarkan rata-rata harga tertinggi harian saham CENT selama 90 hari sebelum 8 Juli 2021. 

Jika seluruh pemegang saham publik ikut serta, maka nilai transaksi tender offer ini bisa mencapai Rp 692,15 miliar.

Baca Juga: Dibandingkan Kontraktor BUMN Lain, WIKA dan Hutama Berada di Tempat yang Lebih Baik

Penawaran tender wajib ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 21 September 2021 hingga 20 Oktober 2021. Pembayaran kepada pemegang saham publik yang ikut serta dalam tender offer dijadwalkan pada 1 November 2021. 

Edge Point menyebutkan, memiliki dana yang cukup untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham publik sehubungan dengan tender offer ini.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (20/9), harga saham CENT turun 3,01% menjadi Rp 322 per saham. 

Selanjutnya: Bayan Resources (BYAN) Akan Menebus Seluruh Sisa Utang Obligasi 2023

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:48 WIB

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli

BPS memperkirakan produksi padi nasional Januari hingga Juli 2026 mencapai 38,11 juta ton gabah kering giling (GKG)

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:44 WIB

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan  

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik

Purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Mei 2026 di level 50               

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan

Untuk menyatakan sektor manufaktur benar-benar pulih, diperlukan PMI yang mampu bertahan di atas 50,0 selama beberapa bulan berturut-turut.

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?

Secara musiman permintaan dolar AS di dalam negeri biasanya mulai melandai saat memasuki kuartal ketiga.

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:36 WIB

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar melihat kondisi ekonomi mengkhawatirkan. Surplus neraca dagang April 2026 yang hanya US$ 89,1 juta , terendah dalam enam tahun terakhir.

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas

Di balik pelemahan rupiah yang semakin dalam, dua emiten Grup Sinar Mas di industri kertas dan bubur kertas berpotensi kecipratan berkah.

Sariguna Primatirta (CLEO) Optimistis Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Kinerja
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:23 WIB

Sariguna Primatirta (CLEO) Optimistis Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Kinerja

Daya beli masyarakat yang masih terjaga menjadi salah satu faktor utama yang menopang optimisme perusahaan terhadap prospek bisnis tahun ini.

IHSG Menguat di Awal Juni, Tapi Ada Sinyal yang Perlu Diwaspadai
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

IHSG Menguat di Awal Juni, Tapi Ada Sinyal yang Perlu Diwaspadai

IHSG awal Juni menguat tajam, namun ada sinyal lain yang perlu diwaspadai. Cek rekomendasi saham dan proyeksi hari ini!

Disetujui RUPST, INCO Siap Sebar Dividen US$ 45,6 Juta
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:04 WIB

Disetujui RUPST, INCO Siap Sebar Dividen US$ 45,6 Juta

Jumlah dividen yang disebar PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mewakili rasio pembayaran sebesar 60% dari laba bersih tahun buku 2025. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler