Lima Saham Hijau, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah (23/10)

Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:24 WIB
Lima Saham Hijau, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah (23/10)
[ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik pada Rabu (23/10). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG bertambah 32,31 poin (0,52%) dari penutupan sebelumnya, lalu mendarat di angka indeks 6.257,81.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik 9,21 poin (0,94%) ke 992,12.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (22/10) Harga (23/10) PBV PER
SRIL 296 294 0,74 3,38
LPPF 4.170 3.980 6,55 4,8
ADRO 1.365 1.355 0,69 5,17
BSDE 1.420 1.415 0,84 6,52
PTBA 2.360 2.450 1,74 7,02
UNTR 21.500 21.625 1,39 7,13
ITMG 12.700 13.450 1,21 7,59
BBTN 1.915 1.930 0,83 7,81
MNCN 1.335 1.320 1,65 8,15
BBNI 7.325 7.550 1,21 9,22

Keterangan: merah = turun, hijau = naik, kuning = tak berubah harga.

Sumber: RTI

Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.

 

Baca Juga: IHSG HIjau, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (23/10)

Baca Juga: IHSG Terbang Lagi, 10 Saham Ini Harganya Paling Menukik, Rabu (23/10)

Baca Juga: IHSG Reli Lagi, Cermati 10 Saham yang Naik Tinggi, Rabu (23/10)

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Bergantung Rapat BI

Baca Juga: IHSG menguat sembilan hari berturut-turut, bagaimana pergerakan esok?

Daftar Saham Anggota IHSG Lengkap

Daftar Saham Anggota LQ45 Lengkap

Bagikan

Berita Terbaru

Pelaku Usaha Mulai Ekspansi, Bikin Melonjak Kredit Investasi
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:35 WIB

Pelaku Usaha Mulai Ekspansi, Bikin Melonjak Kredit Investasi

​Kredit investasi melonjak di akhir 2025, jadi penopang utama pertumbuhan perbankan di tengah lesunya kredit modal kerja dan konsumer.

Emiten Menyiapkan Amunisi Buyback
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:26 WIB

Emiten Menyiapkan Amunisi Buyback

Dua emiten Grup Astra, yakni PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan rencana buyback saham 

Ada Rotasi Dana, Sektor Barang Konsumsi Non Primer Jadi Moncer
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:24 WIB

Ada Rotasi Dana, Sektor Barang Konsumsi Non Primer Jadi Moncer

Indeks sektor konsumer nonprimer naik 15,96% year to date, menjadi sektor dengan kinerja terbaik dan mengungguli 10 sektor lainnya di pasar saham.

DOID Pertahankan Kepemilikan Saham di 29Metals Limited
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:21 WIB

DOID Pertahankan Kepemilikan Saham di 29Metals Limited

DOID melalui anak usahanya yaitu, Bukit Makmur Mandiri Utama Pte Ltd (BUMA SG) melaksanakan transaksi penyertaan saham pada 29Metals Limited.​

Standar Kucuran Kredit Turun, Waspada NPL Naik
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:20 WIB

Standar Kucuran Kredit Turun, Waspada NPL Naik

​Kredit melonjak di akhir 2025, perbankan harus waspada jaga kualitas aset di tengah pelonggaran standar penyaluran

Tripar Multivision Plus (RAAM) Menjalin Kemitraan
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:16 WIB

Tripar Multivision Plus (RAAM) Menjalin Kemitraan

RAAM memperkuat strategi pertumbuhan bisnisnya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX).

Cuaca Dingin Dorong Gas Alam Melejit, Batubara Stagnan: Ada Apa?
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:15 WIB

Cuaca Dingin Dorong Gas Alam Melejit, Batubara Stagnan: Ada Apa?

Harga gas alam naik 70% dalam sepekan akibat gelombang dingin ekstrem. Ini alasan mengapa batubara justru tertahan di tengah musim dingin

Tenaga Kerja Jadi KPI
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:10 WIB

Tenaga Kerja Jadi KPI

Coba ingat-ingat, pidato atau narasi pejabat siapa yang berfokus pada pengangguran atau ketersediaan lapangan kerja?

Akibat Cuaca Ekstrem, Pendapayan Nelayan Anjlok Hingga 50%
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:03 WIB

Akibat Cuaca Ekstrem, Pendapayan Nelayan Anjlok Hingga 50%

Cuaca ekstrem di awal tahun ini memiliki dampak yang lebih signifikan dibandingkan kejadian serupa di tahun-tahun sebelumnya.

ARPU Tertekan, Saham Telekomunikasi Tetap Menarik? Ini Kata Analis
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:00 WIB

ARPU Tertekan, Saham Telekomunikasi Tetap Menarik? Ini Kata Analis

Penetrasi fixed broadband Indonesia jauh di bawah negara tetangga. DBS melihat potensi pertumbuhan, namun persaingan ketat bisa menekan ARPU. 

INDEKS BERITA

Terpopuler