Berita Bisnis

Kisruh Penunjukan Sugiharto Berujung Gugatan, Ini Debat Panas RUPS Jababeka (KIJA)

Kamis, 25 Juli 2019 | 08:32 WIB
Kisruh Penunjukan Sugiharto Berujung Gugatan, Ini Debat Panas RUPS Jababeka (KIJA)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kisruh di PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berujung pada gugatan hukum terhadap keputusan mata acara kelima Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Jababeka yang diajukan oleh tujuh pemegang saham .

Yang menarik, agenda kelima RUPST  mengenai perubahan susunan anggota direksi dan dewan komisaris Jababeka yang digelar pada 26 Juni lalu itu memang diwarnai pro dan kontra para pemegang saham.

Pro dan kontra tersebut bermula dari usulan pemegang saham terkait penunjukan Sugiharto dan Aries Liman sebagai anggota direksi dan dewan komisaris Jababeka.

Usulan tersebut datang dari PT Imakotama Investindo dan Islamic Development Bank (IDB). Keduanya merupakan pemegang saham Jababeka yang masing-masing menguasai kepemilikan saham Jababeka sebesar 6,387% dan 10,841%.

Pro dan kontra tersebut terungkap dalam salinan akta berita acara RUPST Jababeka yang dibuat oleh Notaris Yualita Widyadhari.

Bacelius Ruru, Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Jababeka yang bertindak sebagai pemandu berlangsungnya rapat, membuka agenda kelima dengan mengatakan bahwa mata acara kelima merupakan usulan pemegang saham yang memiliki lebih dari 1/20 dari total saham perusahaan, yakni PT Imakotama Investindo dan Islamic Development Bank (IDB).

Keduanya mengusulkan untuk menunjuk Sugiharto sebagai anggota direksi dan Aries Liman sebagai anggota dewan komisaris.

Baca Juga: Pemegang Saham Jababeka (KIJA) Mengajukan Gugatan Hukum

Sebelum rapat berlanjut, Iwan Margana, selaku kuasa pemegang saham Imakotama, meminta Bacelius Ruru untuk membacakan usulan Imakotama.

Menanggapi permintaan Iwan Margana, Becelius Ruru meminta pembawa acara untuk membacakan surat yang baru diserahkan Iwan Margana.

Surat yang dimaksud adalah surat Nomor 009/PCAM/DIR/VI/2019 tanggal 25 Juni 2019 yang dikeluarkan oleh PT Pratama Capital Assets Management  dan surat Nomor 015/IMK/DIR/VI?2019 tanggal 25 Juni 2019 yang dikeluarkan oleh Imakotama Investindo.

Mulai panas

Dari sinilah perdebatan mulai terjadi. Saat itu, Bacelius Ruru meminta pendapat dari konsultan hukum terkait usulan Imakotama Investindo terkait aspek tata kelola alias governance.

Reporter: Herry Prasetyo
Editor: Herry Prasetyo


Baca juga